Bagi civa IPB, nama beliau (mendiang) ini tentu tidak asing
. Beliau adalah salah seorang dosen IPB, penulis buku “Pengantar ke Ilmu-ilmu Pertanian” (matkul wajib TPB), rektor IPB pada periode … (tiiiitttt …. ada yang tahu?), dan namanya kini diabadikan menjadi nama gedung rektorat IPB.
Beberapa waktu lalu, saya sempat baca tulisan Pak Julio di sini. Saya kutipkan bagian yang berkaitan dengan Pak Andi Hakim Nasoetion.
Memang sungguh, rezim moral makin terlihat nyata, di hampir setiap sudut. Itu tak apa selama dibarengi dengan rasa tanggung jawab, dan banyak mengedepankan profesional dan intelektual dalam bertindak, dan bahwa keyakinan itu bukan mutlak untuk dikuasai, dan juga bukan mutlak untuk menguasai. Saya jadi ingat kata bijak dari Almarhum Pak Andi yang juga tertulis di bagian atas webmail IPB, “Berfikir dan berdzikirlah secara berimbang“.
Penasaran, saya cek email student punya saya, koq gak ada kalimat itu ya? Tung tung tung. Ternyata, kalimat di atas ada di email punya-nya staf. Berikut skrinsutnya.

Dosen Statistika….he he he……
jasa2nya sangat banyak….
bagi yang mau melihat karya2nya, silahkan datang ke perpus Statistika..ada di pojok ANdi hakim Nasoetion…..
memang pada masa periode beliau, kabarnya IPB termasuk universitas yang sangat disegani..kalo sekarang, mungkin agak kurang yah……
Saya beruntung …
Ijazah saya masih ditandatangani oleh Beliau …
Semoga beliau bahagia di sana …
(ah saya kok jadi sedih ini …)
Beliau banyak jasanya kepada almamater tercinta kita ini …
Beliau banyak jasanya kepada almamater tercinta kita ini …
Bener bgt tuh, gw pribadi bangga bgt punya guru besar kayak Pak Andi. tw ga, klo pencetus sistem sks, pasca sarjana, n usmi tuh Pak Andi, trus diadaptasi scr nasional.. tp sedih juga krn ga ngerasain masa kepemimpinannya si Bapak. pemikiran2nya juga keren bgt loh.. modern tp juga ga melupakan agama. Klo mo tw lebih banyak ttg pemikiran2 dan buku2nya liat aja di perpus stk. bukunya keren2 loh :blum baca semua c:. dari buku2nya keliatan bgt si bapak suka bgt mencari ilmu. ilmu apa aja, dunia mpe akhirat. keren deh pokoknya…
gw berdoa setulus hati semoga beliau menjadi salah satu penghuni surga, amiiin.
Wah sayang sekali, ga’ bisa ketemu Pak Andi.
Klo denger cerita2 dosen Stk waktu peresmian pustaka Andi beberapa minggu lalu, kayaknya Pak Andi mrp sosok yang sangat bijak n pastinya cerdas…
Jadi inget kata2 Pak Andi yang ada di banner pustaka Andi Hakim N,
“Lupakan Memburu Ketenaran dan Carilah Kebenaran, maka bertemulah keduanya”
(Bener ga’ ya, takut salah nulis)
Saya gak pernah ketemu langsung dengan alm, tapi saya sangat mengaguminya, seorang yang sangat bersahaja dengan segudang ilmu semua akan nampak jelas sekali jika kita baca buku-bukunya. Semoga Allah SwT menerima amal ibadahnya dan dilapangkan kuburnya, amin.